Puasa: Memberlakukan Kasih dan Keadilan
Tujuan:
Jemaat menghayati makna Puasa dengan cara melakukan karya Allah yang membebaskan, sehingga mereka terdorong untuk memberlakukan kasih dan keadilan.
I. PENDAHULUAN
Tradisi PUASA sudah lama menghilang dari kehidupan komunitas Gereja-gereja Kristen Jawa. Maka tak perlu heran, manakala tradisi ini hendak dihidupkan kembali (dimulai sekitar 1998) sebagai suatu disiplin rohani yang mendukung pembinaan spiritualitas Kristen, lalu banyak warga gereja yang kaget. "Lho… kok kita tiru-tiru agama lain", ungkap seorang warga. "Ya, buat apa kita berpuasa, kan Tuhan Yesus sudah berpuasa untuk kita" tambah seorang aktivis di sebuah gereja. Sungguh pun demikian, Puasa tetap dianjurkan untuk dilakukan di GKJ, antara lain melalui berbagai kegiatan yang dimotori oleh LPP Sinode (Lembaga Pengaderan dan Pembinaan Sinode) GKJ dan GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah. Puasa yang dianjurkan adalah Puasa menjelang Paskah dalam kegiatan MPDK (Masa Penghayatan Dasar Kekristenan).