Cikeusik, Temanggung dan Khotbah Tuhan Yesus di Bukit

Puluhan orang berkumpul di Cikeusik di rumah Suparman. Itu adalah pertemuan rutin anggota penganut agama tertentu. Salah satu tujuannya adalah membina iman kelompoknya. Lalu, datanglah ratusan orang menghampiri. Mereka ingin supaya kelompok agama itu dibubarkan. Mereka ingin pertemuan itu dihentikan karena mengusik kehidupan 'warga' setempat. Akhirnya terjadilah bentrok antara 'warga Cikeusik' dan anggota kelompok agama tertentu itu. Tiga orang dinyatakan mati dalam peristiwa tersebut. Warga Cikeusik merasa terusik sehingga mengusik yang lain.
Sehari setelah peristiwa di Cikeusik, terjadilah kerusuhan yang lain. Tiga gereja dirusak oleh masa. Ada juga sekolah yang berdekatan dengan salah satu gereja yang dirusak. Peristiwa itu terjadi di Temanggung, kota yang sejuk, yang dikelilingi oleh gunung-gunung dan bukit-bukit. Tidak ada korban yang meninggal dalam peristiwa ini. Tetapi banyak orang yang merasa tertekan, gelisah dan takut karenanya.




