Persekutuan Pemuda Blok XI : "Mengikut Kristus = Merdeka"

Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. (Galatia 5: 1) Demikian ayat nats yang menjadi dasar perenungan dalam persekutuan pemuda blok XI hari ini, Jumat (10/8) di rumah Bp. Bagyo Sucahyo. Dalam persekutuan pemuda ini, Bp. Dwi Danan, MM selaku pengajar firman Tuhan mendasarkan perenungan firman juga dari bacaan Injil Yohanes 8: 30-36. Dijelaskannya dalam renungan yang disampaikannya mengenai definisi merdeka. Dalam bahasa yunani, kata merdeka diungkapkan sebagai ‘elioteria’ yang berarti kemerdekaan dari perbudakan. Orang merdeka berarti orang yang terbebas dari perbudakan.
Lantas, orang Kristen dibebaskan dari apa? Roma 8: 1-2 menyatakan bahwa orang percaya dimerdekakan dari hukum dosa dan hukum maut. I Yohanes 3: 4 mendefinisikan dosa adalah pelanggaran hukum Allah. Hukum Allah yang berupa hukum kasih, yang jika kita tidak melakukannya merupakan pelanggaran terhadap hukum Allah. Di dalam kasih, terdapat usaha untuk menyenangkan hati orang yang dikasihi dan berusaha pula tidak menyakiti. Demikian seharusnya kita mengasihi Allah dan sesama kita.







