Gereja-gereja Kristen Jawa (GKJ) menghayati eksistensinya untuk bersaksi tentang karya Allah yang menyelamatkan semesta (Yohanes 3:16) dan turut memelihara karya penciptaan Allah yang sungguh amat baik adanya (Kejadian 1:31; 2:15). Penghayatan ini membawa konsekuensi pada sikap, cara pandang dan cara hidup GKJ dalam menyikapi dan menyoroti situasi dan kondisi masyarakat saat ini. Orientasi sikap, cara pandang dan cara hidup GKJ adalah demi lestarinya karya cipta Allah yang baik, yang ditandai dengan kehidupan, keadilan dan perdamaian.