
Kita sering mendengarkan dan menyanyikan lagu Tiap Langkahku diatur oleh Tuhan seperti dibawah ini :
Tiap langkahku diatur oleh Tuhan
Dan tangan kasihNya memimpinku
Di tengah gelombang dunia menakutkan
Hatiku tetap tenang teguh
Reff :
Tiap langkahku ku tau Tuhan yang pimpin
Ke tempat tinggi ku dihantarNya
Hingga sekali nanti aku tiba
Di rumah Bapa surga yang baka
Di waktu imanku mulai lemah
Dan bila jalanku hampir sesat
Kupandang juru selamatku yang esa
Aku kuat sebab Tuhan dekat.
Reff :
Alangkah indahnya jika hidup kita senantiasa dipimpin oleh Tuhan, Janganlah kita menjadi umat yang membalas kebaikan Tuhan dengan kejahatan, seperti yang dikisahkan Kitab Yeheskiel 18:1-4, 25-32. Dimana Bangsa Israel yang adalah umat pilihan Allah, yang membalas kasih Allah dengan tindakan-tindakan yang tidak berkenan di hadapan Allah, mereka tidak lagi menganggap Allah sebagai pemimpin mereka. Namun Allah mengasihi Bangsa Israel, Allah menginginkan Bangsa Israel mau berbalik dan bertobat kembali ke jalan yang ditunjukkan Allah.
Marilah kita belajar dari kehidupan Raja Daud yang dikisahkan dalam Mazmur 25:1-9, dengan rendah hati dan mau menyerahkan jiwanya untuk dipimpin oleh Tuhan. Raja Daud percaya bahwa jika hidupnya dipimpin oleh Tuhan maka dia akan mendapatkan keselamatan dan takkan mendapat malu.
Bagaimana agar hidup kita dipimpin dan dikuasai Tuhan ?. Sangatlah sederhana yaitu ;
- Percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat Pribadi.
- Bergaul erat setiap hari dengan Tuhan, dengan membaca dan merenungkan Firman Tuhan, memiliki waktu untuk berdoa, serta melakukan firnan-Nya setiap hari.
- Bersedia membuka hati dan mengijinkan Tuhan untuk memimpin hidup kita.
- Takut berbuat dosa atau melanggar Firman Tuhan.
Tanda-tanda orang percaya yang dipimpin Tuhan dalam hidupnya antara lain :
- Tuhan menjadi prioritas yang terutama dalam kehidupan kita (Roma 8:1-17)
- Hidup kita menghasilkan buah-buah Rohani (Galatia 5:22). Seseorang yang dipimpin Tuhan akan selalu menghasilkan buah-buah Roh dalam kehidupannya sehari-hari (memiliki Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri)
Bagaimana dengan kehidupan kita, apakah kita merasa bahwa Tuhan sudah memimpin langkah-langkah kaki kita ataukah kehidupan kita sudah jauh dari Tuhan? Tuhan mengasihi kita semua, dia ingin umatNya kembali ke jalan Tuhan. Marilah kita membuka hati kita, berserah kepada Tuhan dan mengijinkan Tuhan memimpin Hidup kita semua. Sebab kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma 8:28). Kiranya Tuhan Yesus memampukan kita semua untuk hidup sesuai pimpinan Tuhan. Amin.
Bacaan I : Yehezkiel 18:1-4, 25-32
Tanggapan: Mazmur 25: 1-9
Bacaan II: Filipi 2:1-13
Bacaan III : Matius 21:23-32
Sumber: Warta Gereja Edisi : Minggu, 25 September 2011
Add comment