
Saudara-saudari yang terkasih di dalam Tuhan Yesus Kristus,
Pada Tahun 2014 merupakan tahun politik bagi bangsa Indonesia. Masih segar di ingatan kita pada bulan Juli, kita telah melaksanakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Kebetulan ada dua pasang calon Presiden dan Wakilnya yang berlomba untuk meraih kemenangan dan meraih suara terbanyak dari seluruh Rakyat Indonesia.
Disini kita bisa memaknai bahwa suara Rakyat adalah suara Tuhan yang diberikan kepada salah satu calon Presiden untuk mengemban tugas dan amanat yang sangat berat yaitu menjadi pemimpin bangsa ini ke arah yang lebih maju, mampu bersaing dengan bangsa lain, makmur, dihargai dunia. Sehingga pemimpin yang kita pilih bisa menjadi utusan Tuhan untuk memelihara bangsa ini dengan penuh tanggung jawab. Mengapa demikian, karena di sana sini masih banyak kemiskinan, penderitaan, keterbelakangan mental.
Untuk mencapai hal tersebut tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak tantangan yang harus di hadapi dan di selesaikan. Tuhan Allah memelihara setiap orang, tentu tidak seenak yang kita bayangkan, kita harus diperhadapkan dengan berbagai permasalahan yang berat seperti yang dialami oleh Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf yang notabene adalah Bapa orang percaya yang dipelihara dan disertai Allah dalam perjalanan hidupnya, untuk mencapai keberhasilan memelihara bangsa Israel sebagai bangsa pilihan. Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan” (Roma 10:11).
Jemaat yang dikasihi Tuhan, kita sebagai orang Kristen yang mempunyai Iman kepada Yesus Kristus di tetapkan supaya percaya dengan sepenuh hati jangan hanya setengah-tengah bila melihat “Tuhan” merasa takut seperti melihat “hantu” kata ini hanya di bolak-balik tetapi artinya sudah lain satu sisi mengasihi dan sisi lain menghancurkan. Dasar kasih yang diberikan Tuhan Yesus kepada kita agar kita senantiasa mengasihi Allah dengan sepenuh hati, mengasihi sesama dan segala ciptaanNya dengan sepenuh jiwa dan pikiran kita, termasuk alam lingkungan kita masing-masing.
Karena alam lingkungan tanah air diciptakan oleh Allah, adalah di sediakan bagi kesejahteraan umat manusia (Kej. 1:29 – 30). Maka apa yang sudah di ciptakan Allah yang disediakan bagi kita harus kita pelihara, jangan dirusak, apalagi di habiskan itu hukumannya dosa karena yang kita rusak dan habiskan adalah bagi anak cucu kita, bila kita memelihara itu hukumannya wajib karena memelihara yang berdasarkan kasih adalah bagian dari iman.
Jemaat yang dikasihi Tuhan, Bilamana kita diperhadapkan untuk memilih pemimpin Bangsa dan Negara. Pemimpin Spiritual Iman terimalah Pemimpin-pemimpin tersebut, dan patuhlah kepadanya, karena pemimpin yang terpilih adalah kepanjangan tangan Tuhan untuk menyelamatkan dan memelihara bangsa ini. Tuhan memberkati. Amin.
Bacaan 1: Kejadian 37:1-4, 12-28
Tanggapan: Mazmur 105:1-6, 16-22, 45
Bacaan 2: Roma 10:5 – 15
Bacaan Injil: Matius 14:22 – 33
Sumber: Warta Gereja Edisi: Minggu, 10 Agustus 2014
Add comment