Sapaan Pendeta 30 Juli 2020
Sapaan Pendeta GKJ Manahan Surakarta untuk hari Kamis, 30 Juli 2020 oleh Pdt. Retno Ratih SH, M.Th, M.A dengan tema Kejujuran
Daftar Renungan GKJ Manahan
Sapaan Pendeta GKJ Manahan Surakarta untuk hari Kamis, 30 Juli 2020 oleh Pdt. Retno Ratih SH, M.Th, M.A dengan tema Kejujuran
Ada suatu ungkapan yang menyatakan bahwa “Gereja Merupakan Agen Pembebasan” Namun yang menjadi refleksi kita adalah; sudahkah gereja-gereja Tuhan dalam hal ini orang percaya benar-benar melakukan pembebasan terhadap seluruh ciptaan atau justru beralih fungsi menjadi sarana ‘pemuas’ kepentingan pribadi dan golongan tertentu?
Bapak Ibu yang dikasihi Tuhan,
Bapak Ibu yang dikasihi & mengasihi Tuhan,
Melaui tema ini kita diajak untuk merenungkan arti ibadah yang sejati di tengah banyaknya peribadatan yang menarik akan tetapi apakah sesungguhnya membawa pengenalan yang benar kepada Allah.
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus.
Perjalanan kehidupan keimanan seseorang bukan tergantung kepada pemikiran diri sendiri “ini adalah hidupku”. Kehidupan beriman juga terletak kepada kerendahan hati seseorang untuk mengakui ketidakberdayaannya atau “membuka topeng”. Manusia sering kali jatuh dalam ketidaktaatannya kepada Allah terlebih dalam menjalani imannya.
Menjelang tahun 2017, atmosfer politik mulai memanas dengan tampilnya beberapa kandidat pemimpin daerah yang akan maju berkompetisi dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (PILKADA).
Renungan hari ini membahas masalah kesenjangan ekonomi. Renungan ini berangkat dari kenyataan kesenjangan ekonomi di Indonesia saat ini. Kesenjangan ekonomi di Indonesia sangat besar.
Minggu ini ibadah di GKJ Manahan disertai Perjamuan Kudus. Allah, di dalam Tuhan Yesus Kristus, mengundang setiap orang menikmati perjamuan dalam kerajaan-Nya. Pemerintahan Allah memperlakukan setiap pribadi secara sama, tidak membeda-bedakan. Gereja, secara pribadi dan bersama, patut merayakan keadilan, kebenaran dan kebaikan Allah ini dalam kehidupan di tengah bangsa dan negara Indonesia yang sebentar lagi akan merayakan hari kemerdekaan yang ke-71.
Setiap kita tentu ingin dipercaya oleh orang lain. Rasa-rasanya sedih kalau kita tidak dipercaya. Membangun relasi dengan orang lain baik dengan pasangan, atasan, teman bisnis, tetangga dll membutuhkan sikap saling percaya. Ketika kita sudah tidak percaya maka hubungan kita dengan pihak lain akan luntur dan rusak. Sementara untuk mengembalikan kepercayaan kembali bukanlah hal yang mudah. Hanya saja untuk menjadi orang yang dipercaya butuh proses yang tidak singkat.