“ALLAH SUMBER KEHIDUPAN”

PL : Yesaya 62 : 1 – 5
PB : Kis. 8 : 14 – 17
Tanggapan : Mazmur 36 : 5 – 10
Injil : Yohanes 2 : 1 – 11

Fanny J. Crosby, dalam syair lagunya seperti yang terdapat dalam Kidung Jemaat 408:1

Di jalanku diiringi oleh Yesus Tuhanku
Apakah yang kurang lagi, jika Dia Panduku
Diberi damai sorgawi, asal imanku teguh.
Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku
Suka-duka dipakaiNya untuk kebaikanku.

Meyakini dengan sungguh bimbingan dan penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidupnya. Walaupun suka-duka dialami dalam hidupnya, dia percaya bahwa itu membangun hidupnya. Dia yang terbatas dan lemah karena buta matanya, tetapi kuat karena iman yang teguh kepada Tuhan Yesus Kristus yang adalah Pandu hidupnya Fanny J. Crosby tidak putus asa karena kelemahan fisiknya, tetapi dia menjadi berkat bagi banyak orang karena mengandalkan Allah sang penolong, dia meyakini dengan sungguh bahwa Allah adalah sumber kehidupannya.

Keempat bacaan Leksionari tadi berbicara tentang kasih dan kebaikan Tuhan Allah. Diawali dengan seruan Yesaya yang menggambarkan kebaikan Allah melalui karyaNya. Dia akan menyelamatkan umatNya. Tidak kepalang tanggung oleh karena kasihNya semata, umat akan dijadikan mahkota kemuliaan. Sang Pemazmur sendiri merasakan bahwa kasih setiaNya tiada terbatas. Menembus sampai ke awan. Bagi mereka yang berlindung dalam naungan sayapnya niscaya dapat hidup dalam kelimpahan. Kelimpahan itu dilukiskan dengan gambaran mereka dapat mengenyangkan diri dengan lemak dan minum dari sungai kesenanganNya. Allah sebagai sumber hayat.

Pemeliharaan Allah tidak sekedar pada masalah jasmani saja, mengkait juga dalam kebutuhan rohani. Semua itu tidak lepas dari kasih setiaNya.
Menanggapi hal yang demikian Rasul Petrus dan Yohanes merasa perlu untuk berkunjung, berdoa dan menumpangkan tangan. Memohon berkat Tuhan untuk orang-orang di Samaria.

Tujuannya agar mereka memperoleh curahan Roh Kudus. Memandang tantangan yang cukup berat, Tuhan Allah mengabulkan doa Rasul Petrus dan Yohanes.

Mencurahkan Roh Kudus guna kepentingan umat yang harus menjadi saksiNya dalam kehidupan mereka. Itulah proses iman yang benar, yang memampukan umat percaya beriman dan hanya berharap kepada Tuhan Allah. Seperti ibu Yesus yang beriman. Dengan iman ia berpesan kepada para pelayan untuk melakukan apa yang diperintahkan Yesus kepada mereka. Iman itu akhirnya berbuah, bahwa Yesus mau menolong tuan rumah yang melaksanakan pesta pernikahan, tanpa harus mempermalukan dimuka umum. Rangkaian peristiwa indah itu menunjukkan kepada kita, bahwa Allah sumber hayat. Sumber kehidupan kita.

Maka marilah seperti Fanny J. Crosby yang yakin akan berkat, bimbingan dan penyertaan Tuhan Allah sumber kehidupan, kita jalani dengan sukacita tugas dan pelayanan kita. Tidak ada sumber lain yang dapat menghantarkan kita menjalani hidup dengan damai sejahtera, khususnya dalam Tahun 2010 ini. Tuhan beserta kita. Amin.

Add new comment