Siap di Utus, Siap di Tolak

Sikap manusia sangat mudah berubah-ubah,ibarat air mengikuti bentuk wadahnya. Satu sisi baik karena menyesuaikan diri, tetapi di satu sisi sangat tidak tetap pendirianya. Manusia cenderung berubah dan sangat bervariasi. Terkadang perubahan itu membahayakan walau terkadang menguntungkan. Ketidaktepatan itu mencerminkan ketidakkekokohan pemahaman akan Tuhan. Maka sebaiknya manusia mulai belajar memahami Tuhan seperti Tuhan memahami manusia sehingga manusia tidak ditolak-Nya.

Kemiskinan, Sakit-penyakit, Penindasan dan Keadilan di Mata Gereja

Ada ajaran yang menyatakan bahwa kemiskinan, sakit-penyakit dan kelemahan seseorang atau sekelompok orang disebabkan oleh kutukan Allah. Seseorang atau sekelompok orang dikutuk karena berdosa. Ada juga ayat-ayat dalam Alkitab yang berbicara seperti itu. Misalnya, kitab Yeremia 25. Akan tetapi, Alkitab tidak hanya berbicara seperti itu mengenai sakit penyakit, kemiskinan dan kelemahan. Ayat-ayat dalam Alkitab juga menyebutkan bahwa sakit-penyakit, kemiskinan dan kelemahan diadakan oleh kuasa jahat. Contohnya adalah kisah bapa Ayub yang sempat menjadi miskin, sakit dan sangat lemah (Lihat kitab Ayub).

Menjadi Anak Allah

Allah Maasih asung putranya
Allah Maasih mring manungsa
Mila kula ngidung Allah Maasih
Allah Maasih mring manungsa
(Kidung Pasamuwan Kristen Anyar 8:1)

Mengapa Engkau Mencari Aku?

Mugi cahyaning pepadhang kang mancur saking Gusti
Nunten enggal sumrambaha mring salumahing bumi
Angicalna pepetenging bodo miwah ing dosa
Amadhangi tyang sadarum pami cahyaning surya
(Kidung Pasamuwan Kristen Lami 152:6)

Tidak Harus Besar dan Hebat

Hari ini kita sudah memasuki minggu Adven ke 4, tinggal beberapa hari ini kita merayakan sukacita kelahiran Tuhan Yesus dalam perayaan Natal. Sudah banyak persiapan sudah dilakukan oleh orang percaya untuk merayakan Natal. Bahkan perayaan natal sudah digelar sejak Minggu I bulan Desember.

Buah Pertobatan

Jemaat yang terkasih,
Saat ini kita sudah memasuki Minggu Advent III, dimana bacaan kita mengambil dari seruan Yohanes Pembaptis ke seluruh daerah Yordan kepada orang Yahudi untuk menyerukan pertobatan. Jika kita membaca seruan pertobatan Yohanes Pembaptis ini ada sesuatu yang menarik karena ditujukan kepada orang Yahudi. Dimana tidak sedikit orang Yahudi atau hampir seluruhnya menerapkan apa yang dinamakan Hukum Taurat Musa dan hukum-hukum kembangan dari Taurat.

Pages