Wartakanlah Kabar Baik Ini

Bacaan I : Yesaya 49:1-7
Tanggapan : Mazmur 40:1-11
Bacaan II : 1 Korintus 1:1-9
Bacaan Injil : Yohanes 1:29-42

Bacaan Leksionari Minggu 12 Januari 2020 memberikan dua pengajaran penting bagi segenap warga gereja. Pertama, bahwa Allah Maha Kasih berkenan menjadi penebus dosa setiap orang, sehingga orang ybst menerima hidup yang kekal. Inilah isi “Kabar Baik”. Kedua, bahwa setiap orang di sekitar warga gereja berhak mendengar “Kabar Baik”, dan ini menjadi tugas atau kewajiban yang bernilai keabadian.

Untuk mewartakan “Kabar Baik” diperlukan sikap rela, rendah hati, taat kepada Allah. Nabi Yesaya mewartakan kabar baik kepada keturunan Yakub dan akhirnya segala bangsa juga mendengar, Yesaya 49:3, 5, 6. Sikap rela, rendah hati, taat kepada Allah menjadikan seseorang yang dalam keadaan bahaya dapat mengucapkan kata-kata pujian kepada Allah, sehingga orang lain yang mendengar itu menjadi percaya kepada Allah, Mazmur 40:6; 1 Korintus 1:4-9; Yohanes 1:29, 36-37. Mewartakan “Kabar Baik” itu sederhana, yaitu melalui perkataan yang menceriterakan isi “Kabar Baik” kepada saudara-teman-sahabat-tetangga. Perkataan Yohanes “Lihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia”, telah menghasilkan keputusan Andreas dan Petrus mengikut Yesus, Yohanes 1:37. Akhirnya, mereka menjadi murid dan Rasul dan mewartakan “Kabar Baik” yang berdampak pada kehidupan kekal orang lain yaitu bertobat dan dibaptis, Kisah Para Rasul 2:37, 41.

Dengan keyakinan, bahwa Allah menyertai setiap warga gereja mewartakan “Kabar Baik”, pada hari ini marilah membaharui komitmen untuk kebiasaan berkata “Puji Tuhan”, “God is good all the time, all the time God is good”, Puji Tuhan. Amin.

Sumber: Warta Gereja Edisi 19 Januari 2020

Kategori