Hidup Dalam Jaminan Kasih Sang Gembala

Bacaan Leksionari
(Bacaan: Kis. 4 : 5 – 12; Maz. 23; 1 Yoh 3 : 16 – 24; Yoh. 10 : 11 – 18)

Gembala baik bersuling nan merdu, membimbing aku pada air tenang, dan membaringkan aku berteduh di padang rumput hijau berkenan. O, Gembalaku itu Tuhanku, membuat aku tentram hening. Mengalir dalam sungai kasihku, kuasa damai cerlang hening. (KJ 415 : 1). Syair lagu ini sungguh indah menyejukkan hati, berdasarkan Mazmur 23.

Kebaktian Riyaya Undhuh-Undhuh

Tanggal 31 Mei 2009, kita sebagai orang beriman akan memperingati hari turunnya Roh Kudus (Hari Pentakosta). Dalam tradisi gereja kebaktian hari turunnya Roh Kudus senantiasa dikaitkan dengan hari raya penuaian (Riyaya Undhuh-Undhuh). Sebenarnya apa Riyaya Undhuh-undhuh itu? dan bagaimana penyelengaraan akan dilakukan di jemaat kita? Melalui tulisan ini akan disampaikan hal-hal yang terkaitan dengan Riyaya Undhuh-undhuh.

Masa Penghayatan Dasar Kekristenan (MPDK) Seri II Th 2009

Sehubungan dengan telah dimulainya Minggu Pentakosta dalam rangka menghayati "Karya Keselamatan dalam diri Yesus Kristus". Panitia MPDK telah menyiapkan berbagai kegiatan dengan

Tema: "GEREJA BERPERAN SERTA MEWUJUDKAN PEMULIHAN KEUTUHAN CIPTAAN DALAM RAHMAT ALLAH".
Sub Tema: "ROH KUDUS MEMAMPUKAN GEREJA BERPERAN SERTA MEWUJUDKAN PEMULIHAN KEUTUHAN CIPTAAN DALAM RAHMAT ALLAH"

Kebangkitan-Nya Mendorong Pewartaan Pertobatan

Bacaan Leksionari
(Bacaan: KPR 3: 12 – 19; Maz 4; 1 Yoh 3 : 1 – 7; Luk 24 : 36 – 48)

Barbehr, tergopoh bergegas menyeruak kelebatan hutan. Tukang cukur istana yang baru ini menyelinap mencari pokok kayu besar Ia gagal taat perintah raja yang melarangnya bercerita kepada siapa saja. Ia pilih nekad mewartakan pengetahuannya walau hanya kepada kayu dan bukan kepada siapa, Pasalnya, ketika ia bekerja ia jadi tahu kepala raja bertanduk dikanan kiri, diatas telinganya. Ia terbeban oleh pengetahuannya, tak mau ia menanggung sendiri, ia perlu bagikan segera demi kelegaan diri. Tak peduli berguna atau tidak bagi raja atau makhluk lain. Ia bisikkan yang ia tahu kepada kayu, ia teriakkan sepuas-puasnya tentang rajanya yang bertanduk.

Kebangkitan-Nya Memberi Sukacita

Bacaan Leksionari

Pertama: Kis. 4 : 32 – 35
Kedua: 1 Yoh. 1 : 2 – 2 : 2
Tanggapan: Mazmur 133
Injil: Yohanes 20 :19– 31

Situasi yang mencekam dan menakutkan atas kematian Tuhan Yesus, apalagi dikejar-kejar orang Yahudi, menyebabkan para murid mengunci diri. Oleh karena itu ketika terjadi perjumpaan dengan Tuhan Yesus yang bangkit, ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi para murid dan sangat berarti. Kebangkitan Kristus memberi sukacita, Tuhan Yesus tidak dibatasi dan dihalangi oleh apapun untuk hadir di tengah–tengah mereka. Itulah yang dialami para murid dan jemaat mula-mula

Hasil Pemilihan Majelis GKJ Manahan

Berdasarkan Hasil Pemilihan Majelis GKJ Manahan pada tanggal 23 Maret 2009 dan Keputusan Sidang Majelis tanggal 2 April 2009 maka dalam kebaktian Minggu pada :
Hari/Tanggal : Minggu, 26 April 2009
J a m : 18.00 wib
akan diselenggarakan Peneguhan Majelis dengan masa Bakti Th 2009 – 2012. Adapun Majelis yang telah ditetapkan sebagai calon terpilih Penatua dan Diaken adalah sebagai berikut:

Dipulihkan untuk Memulihkan

Bacaan Leksionari

PL : Yesaya 50 : 4 – 9a
PB : Filipi 2 : 5 – 11
Tanggapan : Mazmur 31 : 9 – 16
Injil : Markus 15 : 15

Minggu ini kita memasuki hari minggu Paskah. Minggu Paskah ialah perayaan kebangkitan Tuhan pada hari pertama minggu itu. Berita kebangkitan menjadi tekanan utama pemberitaan gereja mula-mula. Pengkhotbah-pengkhotbah pertama yakin bahwa Kristus telah bangkit. Sebab itu mereka yakin bahwa orang-orang percaya akan bangkit pula pada waktunya. Hal ini membuat mereka bertentangan sama sekali dengan semua guru lain dari dunia kuno. Meskipun ada kebangkitan-kebangkitan pada agama lain, namun tidak satu pun yang sama dengan kebangkitan Kristus.