Natal KWD 2009 : Memberitakan Kabar Baik Bagi Bangsa

Jumat, 18 Desember 2009, Komisi Warga Dewasa GKJ Manahan mengadakan Kebaktian dan Perayaan Natal 2009. Kebaktian yang bertema: "Memberitakan Kabar Baik Bagi Bangsa" dimulai jam 16.00 WIB. Dengan liturgi yang telah tersusun dengan baik, kebaktian dimulai dengan prosesi perarakan Lilin Natal.

Natal Mitayani 2009

Hari kamis, 10 Desember 2009, Paguyuban Mitayani GKJ Manahan mengadakan acara kebaktian padang dalam rangka Ibadah dan Perayaan Natal 2009, juga Ulang Tahun Paguyuban Mitayani, yang tanggal 23 Januari 2010 tahun depan akan genap berusia 10 tahun. Berangkat dari GKJ Manahan jam 09.00 WIB, kebaktian ini diadakan di Sapta Tirta, Matesih, Karanganyar. Dimulai dengan seremoni singkat berupa penyalaan lilin oleh Bp. Pdt. Widya Notodiryo, S.Th, Bp Aris Suyamto dan Ibu Citra Sarpono, kebaktian padang ini terasa khidmat.

”Memberitakan Kabar Baik bagi Bangsa”

Pengantar
Tak terasa waktu bergulir begitu cepat. Hari ini kita kembali memasuki masa Adven, masa penantian akan kedatangan Tuhan Yesus berangkat dari hal itu, maka dalam menyongsong dan merayakan natal, kita mesti mempersiapkan diri, lalu bagaimana? Dalam bagian tulisan ini, kami menyiapkan tips untuk menyongsong dan merayakan natal dengan demikian natal memberi makna bagi kita.

“MEMPERSIAPKAN JALAN UNTUK TUHAN, MEMPERSIAPKAN JALAN UNTUK KITA SENDIRI”

Bacaan; Leksionari:
PL : Maleakhi 3:1–4
PB : Filipi 1:3–11
Tanggapan : Lukas 1:68–79
Injil : Lukas 3: 1–6

Judul di atas, menunjukkan dua permasalahan yang secara esensial memiliki kesamaan, tetapi implementasinya yang berbeda. Permasalahan pertama, yang berkepentingan Tuhan untuk hadir bagi manusia. Artinya, inisiatif datang dari Tuhan Allah untuk menyatakan misi-Nya yang telah diwartakan melalui firman-Nya; baik ketika di taman Eden (Firdaus),

Renungan Adven

Minggu ini umat Kristen memasuki masa Adven yang akan diperingati selama empat Minggu, dan ini adalah Minggu pertama. Ia merupakan permulaan kalender gerejawi, dan bagian dari masa raya Natal. Ia akan berakhir pada hari Minggu, 20 Desember.

“MENUNGGU ......”

PL : Yeremia 33:14–16
PB : 1 Tes. 3: 9–13
Tanggapan : Mazmur 25:1–10
Injil : Lukas 21: 25–36

Teman saya dokter prakteknya laris, tak putus heran melihat pasiennya setia duduk antri menunggu giliran periksa. Beda pengalaman teman dokter juga, tapi jarang praktek. Ia heran karena masih ada pasiennya yang memilih menunggu daripada periksa ke dokter lain. Agaknya bagi pasien, demi kesembuhan setia menunggu waktu-dokternya adalah wajar, keniscayaan, bukan beban bukan kebodohan.