Pesan Natal Bersama Tahun 2015 PGI dan KWI

Saudara-saudari umat Kristiani Indonesia,
Salam sejahtera dalam kasih Kristus.

Kita kembali merayakan Natal, peringatan kelahiran Yesus, Sang Juruselamat. Perayaan kedatangan-Nya selalu menghangatkan dan menguatkan pengharapan kita. Dalam perayaan ini kita menghayati kembali peristiwa kelahiran Yesus yang diwartakan dengan penuh sukacita oleh para malaikat kepada para gembala di padang Efrata, komunitas sederhana dan terpinggirkan pada zamannya (bdk. Luk. 2:8-12). Kiranya warta gembira para malaikat itu tetap menggema dalam kehidupan kita sampai saat ini dalam keadaan apapun.

Panggilan Pertobatan

Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu” (Luk 3:3)

Menanti Dia Dengan Berjaga dan Berdoa

Mangsa Adven iku mengku werdi
Pacawisan methukken rawuhNya
Nggih Yesus Kristus Gustine
Pamarta kang satuhu
Ingkang rawuh nresnani jalmi
Kinen sami pracaya
Gesangnya rahayu
Tansah setya myang sembada
Ngantu-antu klayan manah kang taberi
Jumaga lan ndedonga
(Tembang macapat Dhandhanggula)

Saling Mendorong Dalam Kasih dan Dalam Pekerjaan Baik

Apalah Arti Ibadahmu
1. Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan
Bila tiada rela sujud dan sungkur?
Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan
Bila tiada hati tulus dan syukur?
Refr. : Ibadah sejati, jadilah persembahan
Ibadah sejati, kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan
Jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.

2. Marilah ikut melayani orang berkeluh
Agar iman tetap kuat serta teguh.
Itulah tugas pelayanan, juga panggilan
Persembahan yang berkenan bagi Tuhan. Refr. :

Persembahan Wujud Perhatian Untuk Kehidupan Bersama

Mahatma Gandhi pernah mengatakan bahwa kekayaan, makanan, minuman dan kebutuhan pokok yang lain yang tersedia di bumi ini cukup untuk seluruh penduduk bumi. Semestinya tidak ada seorang pun yang mengalami kekurangan makan, dan minum. Akan tetapi, kenyataannya, banyak orang mengalami kelaparan dan kehausan.