Kotbah

Daftar Kotbah GKJ Manahan

Hari ini (24/2) kita semua telah memasuki peringatan minggu Pra-Paskah ke-dua. Dalam ibadah di GKJ Manahan Surakarta jam 08.30 dilayani oleh Pdt. Hendri Wijayatsih, MA dengan kotbah yang didasarkan dari bacaan leksionari diantaranya Kejadian 15: 1-12, 17-21; Mazmur 27;  Filipi 3: 17-4:1 dan Lukas 13: 31-35.

Bertepatan Minggu Paskah Pertama dan HUT Sinode ke 82, hari ini (17/2) Jemaat GKJ Manahan dalam pelayanan firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt. Em. Widiatmo Herjanto, S.Th belajar tentang tema "Tuntunlah Kami Menurut RencanaMu, Menyatakan Keadilan dan Perdamaian". Kotbah didasarkan pada bacaan leksionari Ulangan 26: 1-11, Mazmur 91:1-2, 9-16, Roma 10: 8b-13, Lukas 4: 1-13.

Dalam kotbahnya, Pdt. Em. Widiatmo Herjanto, S.Th menyatakan bahwa kita sebagai warga jemaat Gereja Kristen Jawa pantas mensyukuri HUT ke-82 Sinode GKJ. Bahwa selama 82 tahun perjalanan panjang ini, berkat Tuhan tidak pernah habis dan Gereja-Gereja Kristen Jawa semakin bertumbuh dan berkembang.

Ibadah Perjamuan Kudus hari ini, Minggu (10/2) di GKJ Manahan jam 18.00 WIB dilayani oleh Pdt. Fritz Yohanes Dae Pany, S.Si. Berita Anugerah dan Petunjuk Hidup Baru didasarkan dari Ibrani 11: 11-13 dan 1 Petrus 4: 15-16. Pelayanan Firman Tuhan didasarkan dari Injil Lukas 9: 28-36. Dalam kotbah berjudul "Tidak Malu, Tidak Takut". Kalau membicarakan masalah perasaan malu, Kitab Suci Perjanjian Lama dan Baru banyak menyatakan mengenai hal itu. Dalam mazmur dan ezra, dalam Yoel : janji Tuhan untuk bangsa Israel bahwa umatNya tidak akan menjadi malu lagi. Kita melihat bahwa perasaan malu merupakan bagian kehidupan bangsa Israel dan juga orang-orang kristen.

Manusia dalam sepanjang sejarah kehidupannya pasti akan mengalami perasaan malu. Dalam perspektif injil Lukas, jika kita melihat perikop sebelumnya, ada dua persoalan yang dihadapi orang percaya waktu itu. Ada beberapa orang Kristen yang takut kehilangan nyawa karena Kristus. Ayat 26 menyatakan persoalan kedua, yaitu adanya orang yang malu karena Kristus, malu karena perkataan Kristus.

Hari ini, jemaat GKJ Manahan Surakarta memperingati Minggu Epifani dalam peribadatan. Ibadah jan 16.00 WIB dilayani oleh Pendeta Fritz Yohanes Dae Panny, S.Si dengan menggunakan liturgi minggu pertama. Pemberitaan Firman Tuhan didasarkan dari Matius 2: 1-12. Dalam kotbah yang disampaikannya, Pendeta Fritz menyatakan bahwa Minggu Epifani menurut kalender gerejawi adalah minggu peringatan Tuhan menampakkan diri kepada umatNya. Dalam bacaan injil di atas, bintang yang kelihatan di sisi timur oleh orang-orang majus tersebut menyatakan tanda yang baik bagi bangsa Yahudi dan bangsa-bangsa lain.

Dipenghujung tahun 2012, hari ini (31/12) jemaat GKJ Manahan berefleksi bersama dalam ibadah Tutup Tahun dipimpin oleh Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA. Ibadah dibuka dengan merefleksi bersama, melalui visualisasi video, tentang harapan tahun 2012 ini dan realita yang dilihat dan dialami oleh jemaat sepanjang tahun ini.

Ibadah hari ini, Minggu (30/12) jam 16.00 WIB di GKJ Manahan dilayani oleh Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA. Kotbah di dasarkan dari Lukas 2: 41-52. Diawal kotbahnya, beliau menyatakan bahwa tidak terasa kita sudah berada dipenghujung tahun 2012, tentu kita mengucapkan syukur kepada Tuhan karena kekuatan daripadaNya sehingga kita bisa melalui tahun ini dengan baik, baik dalam suka-duka, maupun sehat-sakit. Momen pergantian tahun ini bisa menjadi waktu yang baik bagi kita untuk membarui tujuan, tekad yang akan dicapai selama setahun kedepan.

Ibadah Natal pagi ini (25/12) di GKJ Manahan dilayani oleh Pdt. Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA dengan tema "Aku Hadir Untukmu". Kotbah didasarkan pada bacaan leksionari terambil dari Yesaya 62: 6-12, Mazmur 97, Titus 3:4-7 dan Injil Lukas 2 : 8-20. Dalam kotbahnya, dikatakan dalam suasana Natal, rasanya ada nuansa yang menyenangkan tidak hanya bagi gereja tetapi juga bagi keluarga, karena dalam perayaan Natal pasti keluarga berkumpul. Dalam Natal kita diingatkan tentang kasih Allah yang hadir dalam hidup kita.

Memasuki Minggu Advent Pertama tahun ini, Minggu (2/12), jemaat GKJ Manahan merayakan peribadatan dengan menggunakan liturgi khusus dengan tema ibadah "Berjaga Bersama Tuhan dan Sesama". Ibadah jam 18.30 dilayani oleh Pdt. Samuel Arif Prasetyono, S.Si dengan kotbah yang didasarkan dari bacaan leksionari Yeremia 33: 14-16, I Tesalonika 3: 9-13 dan Injil Lukas 21: 25-36.

Dalam kotbahnya, Pendeta Samuel menyatakan bahwa masa Advent pertama ini bagi kita adalah minggu pertama dari masa menyongsong peringatan kelahiran bayi Kristus ke dunia ini. Tidak seorangpun tahu apa yang terjadi dalam hidup kita besok, apapun yang kita rencanakan belum tentu terjadi, banyak peluang-peluang perubahan dalam hidup yang akan merubah apapun yang mungkin terjadi besok. Masa depan masih menjadi misteri. Apa yang menjadi angan-angan manusia belum tentu bisa diwujudkan sesuaI perencanaan.

Sakramen Perjamuan Kudus sedunia dirayakan segenap jemaat GKJ Manahan Surakarta dalam ibadah Minggu (7/10) pada semua jam ibadah. Ibadah jam 18.00 WIB dilayani oleh Pdt. Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA dengan kotbah yang didasarkan dari Injil Markus 10: 13-16. Dalam kotbahnya dinyatakan bahwa sakramen Perjamuan Kudus Sedunia yang ditetapkan setiap Minggu pertama bulan oktober memiliki tujuan yaitu : pertama, sebagai ekspresi iman, siapapun orang percaya dan dimanapun dia berada, diikat menjadi satu dalam tubuh Kristus. Siapapun orang yang percaya kepada Tuhan, apapun denominasi ibadahnya, semua adalah saudara di dalam Kristus. Perjamuan Kudus Sedunia dimaksudkan untuk mengingatkan bahwa semua orang kristen adalah saudara meskipun ada perbedaan diantara kita. Kedua, bukankah format perjamuan kudus memberikan harapan bahwa kita yang setia sampai akhirnya, akan merayakan perjamuan kudus bersama-sama dalam kerajaan Allah.

Pages