Aktual

Informasi Terkini

Ibadah Fajar Paskah 2017 "Dibangkitkan Bersama Kristus"

Ibadah Perayaan Fajar Paskah, Minggu (16/4) dilayani oleh Pdt. Fritz Yohanes Dae Pany, S.Si. Kotbah didasarkan pada bacaan Leksionari dari : Kisah Para Rasul 10: 34-43; Mazmur 118: 1-2, 14-24; Kolose 3: 1-4; Matius 28: 1-10. Dalam kotbahnya, Pendeta Fritz menyatakan bahwa hari ini adalah hari sukacita bagi kita karena kebangkitan Tuhan Yesus Kristus bagi kita. Mengapa bersukacita akan kebangkitan ini? Karena dengan kebangkitan Kristus, kuasa maut susah dikalahkan, kuasa dosa sudah dikalahkan, ini yang perlu kita pegang teguh.

Ibadah Fajar Paskah "Kuasa KebangkitanNya Nyata dalam Hidup Kita"

Jemaat GKJ Manahan hari ini (5/4) merayakan kebahagiaan besar kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati melalui ibadah khusus Fajar Paskah. Ibadah dimulai dengan perarakan jemaat membawa lilin yang dinyalakan memasuki ruang ibadah.

Pewartaan Firman Tuhan disampaikan oleh Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA yang mendasarkan pada bacaan leksionari dari Yesaya 25:6-9; Mazmur 118: 1-2, Kisah Para Rasul 10: 34-43 dan Injil Markus 16: 1-8.

Regenerasi Pengurus Sekolah Minggu Remaja

Pengurus Sekolah Minggu Remaja

Hari Minggu (7/12) yang lalu, Sekolah Minggu Remaja GKJ Manahan melakukan regenerasi pengurus yang diteguhkan oleh pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA dalam persekutuan kelompok besar. 

Bacaan I Samuel 16:1-13 menjadi dasar yang meneguhkan anak-anak Sekolah Minggu Remaja untuk belajar dari seorang pemimpin yang diurapi oleh Tuhan. Dalam melaksanakan tugasnya, Samuel yang diperintahkan Tuhan untuk pergi ke Betlehem, untuk mengurapi seseorang menjadi raja atas Israel, menggantikan Saul yang telah ditolak oleh Tuhan. Ketika Samuel melihat anak-anak Isai, salah satunya Abinadab, yang memiliki paras yang bagus dan perawakan yang tinggi besar, ternyata bukan dia yang dipilih oleh Tuhan. De!ikian pula dengan anak-anak Isai yang lain, sampai akhirnya Daud, si bungsu dipanggil dan Tuhan menyatakam kepada Samuel untuk segera mengurapi Daud menjadi raja atas Israel. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.

Ibadah Minggu, 13 Juli 2014 “Menyemai Benih Kehidupan dalam Iman, Kebenaran dan Kasih”

Ibadah hari ini, Minggu (13/7) di GKJ Manahan jam 18.00 WIB dilayani oleh Pendeta Samuel Arif Prasetyono, S.Si dengan kotbah yang didasarkan dari bacaan Injil Matius 13: 1-19, 18-23 mengenai perumpamaan tentang seorang penabur. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, menyemai adalah menjadikan benih menjadi kecambah supaya menjadi bibit tanaman yang siap ditanam, siap menjadi pohon dan siap menghasilkan buah. Proses penyemaian ini penting karena sejak proses penyemaian ini menentukan apakah benih akan menjadi bibit unggul atau tidak. Dalam penyemaian, media tanah diperlukan supaya benih tersebut dapat tumbuh sesuai dengan harapan. 

Demikian pula Tuhan menghendaki kita supaya menghasilkan buah-buah yang baik yaitu nilai-nilai kerajaan Allah, yaitu keadilan, kedamaian, kasih, kesabaran dan kelemah lembutan yang akan menjadikan dunia lebih baik lagi.

Ibadah Advent Minggu Pertama “Menyambut KehadiranNya”

Awal kalender Gerejawi Tahun 2014 telah kita mulai dengan Masa Advent Pertama hari ini, Minggu (1/12) dengan Tema "Menyambut KehadiranNya". Dalam ibadah jam 18.00 WIB, jemaat dilayani oleh Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA dengan kotbah yang didasarkan dari bacaan Yesaya 2: 1-5, Mazmur 122, Roma 13: 11-14 dan Injil Matius 24: 36-44.

Mengawali kotbahnya, pendeta Ratih menyatakan bahwa kata 'advent' berasalh dari kata asli "Adventus", yang berarti kedatangan. Setiap saat dimana kita berada dalam suasana Advent, kita diingatkan akan kedatangan Tuhan Yesus dua ribu tahun yang lalu, sebagai kedatanganNya yang pertama kali, yang kita peringati dalam ibadah dan perayaan Natal. Akan tetapi, dalam masa Advent kita juga diingatkan akan kedatangan Tuhan Yesus untuk yang kedua kali.

MOCA - Uni Kang Mardikani

Komisi Pemuda (KOMPA) GKJ Manahan pada hari Sabtu (21/09) menggelar pertunjukkan seni yang bertajuk Manahan On Christ ArtShow atau yang sering kita dengar dengan MOCA dengan Tema Uni Kang Mardikani. MOCA merupakan sebuah parade band gerejawi yang bertujuan untuk memuliakan nama Tuhan lewat lagu pujian. Pada MOCA 2013 ini diundang pula 10 band untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.

Ibadah Hari Pekabaran Injil Indonesia dan Hari Perjamuan Kudus Sedunia

Jemaat GKJ Manahan, hari ini (6/10) merayakan hari Pekabaran Injil Indonesia dan hari Perjamuan kudus sedunia dalam ibadah jam 06.30, 08.30 dan 18.00 WIB. Injil Lukas 17: 1-10 menjadi dasar pemberitaan Firman Tuhan oleh Pendeta Retno Ratih Suryaning Handayani, M.Th, MA dalam ibadah pagi.

Ibadah Minggu, 29 September 2013 “Penyertaan Tuhan Melalui Kehidupan Doa”

Ada sukacita bagi jemaat GKJ Manahan dalam ibadah Minggu hari ini (29/9) saat beberapa jemaat GKJ Manahan menerima sakramen sidi dalam ibadah jam 06.30 WIB dan sakramen baptis dalam ibadah jam 08.30 WIB. Pendeta Samuel Arif Prasetyono, S.Si melayani ibadah jam 08.30 WIB dengan menggunakan liturgi khusus hari doa Alkitab. Kotbah didasarkan dari Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."

Ibadah Minggu, 15 September 2013 Ketika Sampah Masyarakat Bertobat

Ibadah Minggu (15/9) di GKJ Manahan jam 16.00 WIB dilayani oleh Pendeta Fritz Yohanes Dae Pany, S.Si dengan menggunakan Tata Ibadah Minggu I. Kotbah didasarkan dari Injil Lukas 15: 1-10 perumpamaan tentang domba yang hilang dan perumpamaan dirham yang hilang. Dalam kotbahnya, pendeta Fritz menyatakan bahwa dalam kehidupan kita bermasyarakat pasti muncul sebuah pernyataan demikian :“untuk apa menolong orang itu, orang itu layak dimusnahkan; lebih baik tidak ada di dunia ini!” Sebuah kalimat penolakan, yang mungkin sering kali telah kita dengarkan. Ada orang-orang yang menginginkan orang lain disingkirkan dari kelompok masyarakat. Dan biasanya, orang yang disingkirkan disebut sebagai sampah masyarakat.

Di tengah-tengah masyarakat, ada sekelompok orang yang dianggap sebagai sampah masyarakat. Dianggap sebagai orang yang tidak berguna dan disingkirkan dari antara masyarakat. Tetangga-tetangganyapun akan sulit  menerima keberadaan orang-orang yang di cap sampah masyarakat.

Ibadah Minggu, 2 September 2013 "Mendisiplinkan Diri Membangun Kehidupan"

Ibadah Penutupan Pekan Pendidikan Kristen tahun 2013 hari ini, Minggu (1/9) di GKJ Manahan jam 18.00 WIB dilayani oleh Pendeta Fendi Susanto, S.Si. Dalam ibadah yang menggunakan liturgi khusus ini, Ibrani 10:36 menjadi nats pembimbing. Kotbah didasarkan dari Lukas 14: 7-11. Berkaitan dengan penutupan Pekan Pendidikan Kristen tahun 2013, Pendeta Fendi menyatakan bahwa dalam tema "Mendisiplinkan Diri Membangun Kehidupan" ada 2 kata kunci yaitu 'disiplin' dan 'kualitas'.

Keadilan dan kesejahteraan di Indonesia bisa terwujud jika anak-anak bangsa mau menjadi generasi yang berkualitas. Republik Indonesia telah merayakan kemerdekaannya selama 68 tahun, namun muncul sebuah perenungan yang muncul seiring bertambahnya usia bangsa kita. Banyak anak bangsa yang masih hidup belum merdeka, baik secara ekonomi, hukum maupun sosial. Banyak yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Banyak anak-anak tidak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. 

Bagaimana mungkin cita-cita luhur bangsa ini bisa tercapai jika generasi muda tidak mendapat pendidikan berkualitas?

Pages